Tag: pelajar

  • Pelajar Meninggal Dunia Akibat Terjatuh Saat Mendaki Bukit Sempana

    Pelajar Meninggal Dunia Akibat Terjatuh Saat Mendaki Bukit Sempana

    Seorang pelajar bernama Dzulpanil Khoiri, berusia 16 tahun, asal Bertais, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram, dilaporkan meninggal dunia setelah terjatuh saat mendaki Bukit Sempana di Desa Sembalun Bumbung, Kecamatan Sembalun, pada Minggu (17/8).

    Kasi Humas Polres Lombok Timur, AKP Nicolas Osman, pada Senin (18/8) menyampaikan bahwa insiden ini terjadi sekitar pukul 20.30 WITA. Dzulpanil, yang merupakan siswa SMA IT YARSI Mataram, mendaki bersama tujuh temannya, yaitu Dafa Ulil Makmun, Muhamad Riski Juliandika, Apdi Hartadi, Lalu Jepri, Muhamad Ray Zulfikri, Fathir Arya Ramadhan, dan Rozi Muhamad Hikam.

    Kelompok pelajar ini memulai pendakian pada Sabtu (16/8) sekitar pukul 14.00 WITA. Keesokan harinya, sekitar pukul 12.00 WITA, mereka mulai turun dari pendakian. Berdasarkan keterangan dari Fathir, yang berjalan sekitar 3-4 meter di belakang Dzulpanil, korban sempat meminta tolong sebelum terjatuh.

    Fathir melihat Dzulpanil bergelantung di tebing dengan berpegangan pada rumput. Meskipun telah berusaha membantu, Dzulpanil terjatuh ke dalam jurang. Setelah insiden ini, teman-temannya meminta bantuan pendaki lain untuk melaporkan kejadian tersebut kepada pihak pengelola.

    Tim pengelola berhasil mengevakuasi Dzulpanil dari lokasi antara Pos II dan Pos I Bukit Sempana. Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Sembalun, di mana dokter menyatakan Dzulpanil telah meninggal dunia akibat luka-luka serius yang dialaminya, termasuk patah tulang dan pendarahan hebat. Sekitar pukul 22.45 WITA, keluarga korban tiba di Puskesmas untuk mengambil jenazah. Korban dilaporkan terjatuh dari ketinggian sekitar 100 meter.

    Image Source: Lombok Post