Tag: NTB

  • Prestasi Gemilang Siswa MAN Lombok Barat di Ajang Fun Run NTB

    Prestasi Gemilang Siswa MAN Lombok Barat di Ajang Fun Run NTB

    Perayaan HUT RI ke-80 pada tahun 2025 menjadi momen istimewa bagi Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat. Dua siswa mereka berhasil meraih prestasi gemilang dalam ajang Fun Run kategori pelajar se-Nusa Tenggara Barat, yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Desa Sukadana, Kecamatan Pujut, Kabupaten Lombok Tengah.

    Dalam perlombaan yang berlangsung meriah ini, Imam Pasha, siswa MAN Lombok Barat, berhasil meraih Juara 1, mengalahkan ratusan peserta dari berbagai sekolah di NTB. Posisi kedua diduduki oleh Rafli dari SMAN 2 Sumbawa, sementara Yogi Saputra, juga dari MAN Lombok Barat, mengamankan Juara 3.

    Keberhasilan ini disambut dengan penuh kebanggaan oleh keluarga besar MAN Lombok Barat. Kepala MAN Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut sebagai bukti nyata dari kemampuan siswa mereka bersaing di tingkat provinsi.

    “Alhamdulillah, prestasi ini menunjukkan bahwa siswa MAN Lombok Barat mampu bersaing di tingkat provinsi. Semoga menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan bakat dan potensi mereka di berbagai bidang,” ujarnya pada Senin (18/8/2025).

    Imam Pasha juga mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas prestasi yang diraih. “Alhamdulillah wasyukrulillah, kami bisa memberikan prestasi lagi bagi madrasah kami tercinta. Terima kasih kepada Bapak Kepala, pembimbing, dan pelatih yang terus mendukung kami,” ucapnya melalui pesan WhatsApp.

    Lebih dari sekadar kompetisi olahraga, kegiatan Fun Run ini menjadi kesempatan untuk mempererat persaudaraan, menumbuhkan semangat nasionalisme, serta memupuk jiwa sportivitas di kalangan pelajar NTB.

  • Polresta Mataram Buru ASN Bawaslu NTB Terkait Penggelapan Mobil Sewa

    Polresta Mataram Buru ASN Bawaslu NTB Terkait Penggelapan Mobil Sewa

    Kepolisian Resor Kota (Polresta) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) sedang memburu seorang aparatur sipil negara (ASN) dari Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) NTB berinisial LIA. LIA diduga terlibat dalam penggelapan 12 unit mobil sewaan yang seharusnya dikembalikan pasca Pemilu 2025. Namun, mobil-mobil tersebut malah digadaikan ke sebuah kafe tuak di Selagalas.

    Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polresta Mataram, AKP Regi Halili, mengungkapkan bahwa dari 12 mobil yang disewa dari Bandung, Jawa Barat, baru tiga unit yang berhasil diamankan. “Tiga mobil tersebut kami temukan di Lombok Barat, Lombok Tengah, dan Lombok Timur. Sembilan unit lainnya masih dalam pencarian,” jelasnya pada Kamis (14/8/2025).

    Menurut saksi yang menerima gadai, LIA menggunakan nama Bawaslu NTB saat menggadaikan kendaraan tersebut. LIA beralasan bahwa Bawaslu kekurangan anggaran, sehingga perlu menggadaikan mobil sementara untuk menutupi biaya operasional, dengan janji akan menebusnya setelah anggaran cair.

    Kasatreskrim Polresta Mataram menyatakan bahwa pihaknya telah dua kali melayangkan surat panggilan kepada LIA, namun yang bersangkutan tidak pernah hadir. “Kami sudah meminta bantuan Bawaslu NTB untuk menghadirkan LIA. Jika tidak hadir, kami akan melakukan penjemputan paksa,” tegas AKP Regi.

    Saat ini, tiga mobil yang berhasil ditemukan diamankan di Mapolresta Mataram sebagai barang bukti. Pihak kepolisian terus melacak sembilan unit lainnya yang tersebar di berbagai wilayah. “Kami akan melaksanakan penegakan hukum dengan serius dan memastikan prosesnya transparan serta profesional sesuai prinsip Polri Presisi,” ujar AKP Regi.

    Image Source: Tribratanews NTB

  • BMKG: Kekeringan Ekstrem di NTT dan NTB Selama Musim Kemarau 2025

    BMKG: Kekeringan Ekstrem di NTT dan NTB Selama Musim Kemarau 2025

    Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan bahwa musim kemarau tahun 2025 telah menyebabkan kekeringan ekstrem di beberapa wilayah di Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Di NTT, kekeringan berlangsung hingga 94 hari tanpa hujan, sementara di NTB mencapai 77 hari.

    Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Ardhasena Sopaheluwakan, menyampaikan informasi ini pada Kamis, 14 Agustus 2025. Beberapa wilayah di NTT yang terdampak antara lain Kabupaten Rote Ndao, Kota Kupang, Kabupaten Kupang, Kabupaten Belu, Kabupaten Sumba Timur, dan Kabupaten Sabu Raijua. Sedangkan di NTB, wilayah yang mengalami kekeringan adalah Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima.

    “Data ini diperoleh dari pemantauan di 4.555 pos pengamatan hujan di seluruh Indonesia,” jelas Ardhasena. BMKG juga mencatat bahwa secara nasional, sekitar 57 persen Zona Musim (ZOM) di Indonesia sudah memasuki musim kemarau.

    BMKG mengingatkan pentingnya antisipasi dampak kekeringan, terutama bagi sektor pertanian dan pengelolaan sumber daya air. Selain itu, perhatian khusus perlu diberikan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan.

    BMKG berkomitmen untuk terus memperbaharui informasi terkait perkembangan musim kemarau hingga transisi ke musim hujan pada September 2025 melalui portal resmi dan media sosial. Pemerintah daerah diharapkan dapat mengintegrasikan informasi prakiraan cuaca dan iklim dalam perencanaan agar dapat mengurangi risiko dampak kekeringan.

    Image Source: Tribratanews NTB

  • Tiga Terduga Pelaku Narkoba Ditangkap di Dompu, NTB

    Tiga Terduga Pelaku Narkoba Ditangkap di Dompu, NTB

    Tim Opsnal Satresnarkoba Polres Dompu, Nusa Tenggara Barat, berhasil menangkap tiga orang yang diduga terlibat dalam penyalahgunaan narkotika jenis sabu. Penangkapan ini dilakukan di Dusun Beranti, Desa Nangamiro, Kecamatan Pekat, pada Kamis dini hari (14/8/2025) sekitar pukul 01.30 WITA.

    Operasi ini berawal dari laporan masyarakat mengenai aktivitas mencurigakan di sebuah rumah di wilayah tersebut. Menindaklanjuti laporan tersebut, tim kepolisian melakukan penyelidikan dan penggerebekan pada Rabu malam (13/8) sekitar pukul 20.30 WITA.

    “Dalam operasi ini, kami berhasil mengamankan tiga pria berinisial S (38), P (27), dan M (27), beserta barang bukti yang diduga kuat merupakan narkotika jenis sabu dalam berbagai kemasan, serta perlengkapan pendukung lainnya,” ungkap Kasi Humas Polres Dompu, AKP Zuharis, SH, dalam keterangannya Jumat (15/8).

    Setelah penangkapan, ketiganya langsung dibawa ke Polres Dompu untuk pemeriksaan lebih lanjut. Petugas telah melakukan interogasi awal, tes urine, serta uji laboratorium terhadap barang bukti yang ditemukan.

    Barang bukti yang diamankan meliputi puluhan poket sabu siap edar, satu unit timbangan digital, beberapa alat isap (bong), klip plastik kosong, uang tunai Rp1.231.000, dan empat unit ponsel berbagai merek. Total bruto barang bukti mencapai sekitar 15,68 gram, dengan netto 5,38 gram. Kasus ini masih dalam tahap pengembangan untuk membongkar jaringan yang lebih besar.

    Pihak kepolisian juga mengajak masyarakat untuk terus aktif memberikan informasi terkait peredaran narkoba dan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar. “Partisipasi masyarakat sangat penting dalam memberantas narkotika. Kami harap sinergi ini terus terjalin,” tambah AKP Zuharis.

    Image Source: Tribratanews NTB